Bahaya Sering Menggunakan Headset
Haiii, setelah kemarin absen nulis, biasa karena hari Minggu yang lagi padat jadwal, sekarang nongol lagi. Sebenarnya dari pagi tadi ingin menuangkan ide tapi kok lagi ada badai petir, takut kalau kenapa-kenapa. Dan akhirnya sekarang ini bisa nulis lagi.
Kali ini saya mau menulis tentang bahayanya jika kita sering menggunakan headset. Sudah lazim kita lihat dimana-mana, entah di tempat nongkrong, di KRL, MRT, kebanyakan anak muda nih yang sering mendengarkan musik, menonton drakor dari handphone atau laptop HP dengan headset. Karena dengan menggunakan headset, kita bisa mendengarkan suara dengan lebih jelas, jernih, dan nyaman tanpa menimbulkan suara yang mengganggu orang lain.
Tetapi, kita perlu hati-hati terhadap efek samping jika sering memakai headset, apalagi bila volume suara yang didengar terlalu keras. Karena bisa menyebabkan gangguan pendengaran. Bisa bersifat secara permanen dan sementara.
Gangguan pendengaran yang bersifat sementara, biasanya berlangsung singkat, misalnya telinga berdengung, sakit tapi bisa sembuh dengan sendirinya.
Tetapi gangguan pendengaran permanen terjadi jika kita mendengarkan musik dengan volume suara yang sangat keras dalam jangka waktu lama. Apalagi dibawa sambil tidur. Lama kelamaan akan mengalami kehilangan pendengaran.
Saya ada pengalaman dengan headset ini. Ayah saya senang sekali mendengarkan musik di handphonenya memakai earphone. Waktu itu lagi boomingnya handphone Ericsson yang mempunyai spec radio. Saking senangnya terbawa sampai tidur. Dan yaa efek sampingnya, pendengarannya jadi rusak. Meski memakai hearing aid tidak terbantu juga.
Sebenarnya memakai headset tidak dilarang asalkan dilakukan tidak berlebihan. Agar efek samping dari sering memakai headset ini bisa dicegah. Misalnya mengatur volume suara atau musik. Sebaiknya sih suara tidak lebih dari 60% volume asal. Jangan terlalu lama memakainya maksimal 1 jam kemudian istirahatkan dulu jika kita menggunakannya lebih dari 1 jam.
Karena kalau kita memakai headset lebih dari 1 jam, selain telinga berdengung, kepala juga pusing akibat tekanan di saluran telinga efek dari suara keras, sakit dalam lubang telinga, juga bikin penumpukan kotoran telinga atau serumen prop. Saya pernah berulangkali mengalami yang namanya serumen prop ini hingga bolak balik mengunjungi dokter THT huhuhu syediiihhh.
Hindari juga menggunakan headset saat tidur. Jangan gunakan juga saat menyetir atau di tempat yang bising supaya kita bisa fokus dan terhindar dari kecelakaan. Misalnya kepepet ya pakai pada satu telinga saja atau yang model headset konduksi tulang yang bisa diletakkan di belakang telinga. Jadi bisa mendengarkan musik tetapi tetap waspada dengan sekitarnya.
Kemudian kenakan headset dengan posisi yang tepat, sehingga telinga terasa nyaman dan tidak sakit karena terlalu kencang. Sebaiknya memilih headset daripada earbud. Karena bisa menghasilkan volume lebih keras daripada headset Dan satu lagi rajin dibersihkan headsetnya secara berkala, bersihkan telinga juga dan jangan saling meminjam earphone supaya terhindar dari infeksi telinga.
Nah itu tadi bahaya jika kita menggunakan headset terlalu lama. Yang berlebihan biasanya tidak baik. Lebih baik menjaga daripada celaka. Oke teman. Domoo Arigatou. Terima kasih atas kunjungannya. See You
(Fotos:Pinterest)



Seperti editor video yg sering memakai headset sebaiknya setiap jeda berapa menit harus dilepas sebentar
BalasHapusYes bener banget soalnya pernah ngalamin telinga sampai sakit, berdengung . Belum lagi kayak budeg kalau kelamaan pakai headset.
HapusBuat team yang suka pakai headset dengan suara kencang, sepertinya saya harus mulai aware buat mengecilkan volume suara.
BalasHapus