Ucapan Syukur Mengawali Hariku
Tidak terasa sudah 1 minggu ikut challenge ODOP ini. Tema yang berganti setiap hari membuat saya menjadi semangat untuk menulis dan menuangkan ide cerita. Bersyukur bertemu dengan akunnya kak Wulan Kenanga. Bersyukur juga jadi bertemu dengan teman-teman se frekuensi dalam grup Alumni Kelas Ngeblog. Meski bertemu dalam dumay tapi aura positif dan semangat menulis teman-teman menular.
Vibes positifnya luar biasa.
Nah tema hari ke tujuh adalah 3 Hal Yang Membuat Bersyukur. Mantab nian temanya, pas juga disaat galau begini tanpa berpikir langsung saja saya tulis saja ya...
1. Terlahir sebagai anak kedua, wanita sendiri diantara para lelaki.
Saya bersyukur dilahirkan sebagai anak kedua, dimana berada ditengah-tengah para lelaki. Kondisi ini menjadikan saya sebagai anak yang mandiri karena mau tidak mau terkondisikan sebagai seorang adik dan kakak sekaligus. Di satu sisi saya harus mengalah dengan kakak dan disisi yang lain saya menjadi panutan untuk adik saya. Saat sudah dewasa baru merasakannya. Tinggal jauh dari orang tua dan saudara, harus bisa mengerjakan segalanya sendiri sampai dengan urusan hati pun, dirasakan sendiri. Hahahaha
2. Bersyukur menjadi seorang Ibu Rumah Tangga
Bukan ada maksud apa-apa ya kalau saya bilang saya bersyukur menjadi seorang full Ibu Rumah Tangga. Ada sebabnya mengapa saya memilih profesi seorang Ibu Rumah Tangga. Sebelum saya mempunyai anak, saya wanita karir, bahkan sempat bekerja di 2 tempat. Di saat saya hamil dan mengajukan cuti melahirkan, saya bertekad akan tetap bekerja sebagai pekerja kantoran. Tetapi Tuhan menghendaki yang lainnya. Saya dihadapkan oleh suatu keadaan dimana saya harus memilih kantor atau anak. Dan saya memilih anak. Terlebih saya tinggal hanya berdua dengan suami, orang tua dan saudara jauh. Disaat anak sakit atau disaat ada urusan sekolah, saya ada tanpa harus berpusing-pusing ria karena kebetulan juga suami sering ada tugas keluar kota. Disitu saya merasa sangat bersyukur, saya ada disaat anak membutuhkan saya. Saya bisa 24 jam menemaninya tanpa harus ada drama. Hihihi..
3. Bersyukur diberikan keluarga dan pikiran yang sehat.
Setiap bangun dari tidur, sebelum menginjakkan kaki ke lantai, saya selalu sempatkan mengucapkan kata, "terima kasih Tuhan atas hari baru ini, terima kasih atas kesehatan dan kehidupan yang baru". Setiap mengucapkan kata-kata itu, hati ini rasanya plong, lega. Salah satu ungkapan syukur saya pada sang Pencipta. Terlebih di saat pandemi kemarin, dengan kondisi dimana suami WFH, gaji yang diterima sangat jauh dari biasanya. Tapi kami bertiga dan juga keluarga besar terhindar dari sakit penyakit. Selalu dicukupkan, selalu saja ada jalan di saat kami butuh. Kami bisa saling support sehingga tetap semangat meski dalam kondisi yang tidak menentu saat pandemi kemarin.
Sebenarnya masih banyak hal yang membuat saya bersyukur setiap saat. Di setiap ada keraguan, kesedihan maupun kekecewaan, ucapan syukur selalu membuat saya sadar akan janji Tuhan. Ada segala Rencana Tuhan yang tidak kita ketahui tapi baik adanya buat saya di waktu yang tepat.
Nah, teman-teman sudah bersyukur belum hari ini? Happy Sunday..tetap semangat menyongsong hari Senin. Dag. Tot Ziens!

Semangat dan semoga sehat selalu kak
BalasHapusNikmat menjadi seorang ibu, tiada tara ya kak.. Alhamdulillah, saya pun merasakannya.
BalasHapussama kita kak, berhenti kerja karena pilihan. dan saya juga memilih mengurus anak sendiri
BalasHapusWahhh, aku juga satu satunya anak perempuan dari 3 saudara lelaki. Hehe. Aku juga anak sulung, jadi harus kuat menghadap 3 adik lelaki 😂
BalasHapusSemangat, kak. Sehat selalu
BalasHapusSemangat konsisten ODOPnyaa Kakkk
BalasHapus