Jumat, 12 Januari 2024

Hal Sederhana di Sekitar Yang Membuat Saya Bahagia

                Hal Sederhana di Sekitar Yang Membuat Saya Bahagia


Ciao come stai oggi!! Buona giornata!! Tidak terasa sudah akhir pekan. Sudah hari ke tiga belas dari Challenge ODOP. Challenge ini membuat saya setiap pagi setelah mengerjakan tugas-tugas negara, rajin membuka laptop. Kalau dulu buka laptop hanya untuk mendengarkan lagu-lagu yang membangkitkan spirit, buka pinterest atau cek email melewati sepanjang hari. Tetapi sekarang selain tetap untuk mendengarkan lagu, jari jemari ini juga jadi gatel untuk ketak ketik di keyboard. Menulis sesuai tema ODOP hari itu. Mengalir saja saja. Kadang stuck hehehe, bikin kopi dulu, nyemil biscuit, kadang buka Pinterest kadang buka novel online, biar mood lagi hahahaa.

Minum kopi hitam itu sudah membuat saya bahagia, apalagi kalau ada jajanan pasar seperti onde-onde, kue pukis, kue pancong duh nikmat tiada duanya, hahaha. Sesederhana itu sih. Kebetulan di depan rumah ada yang berjualan jajan pasar, setiap pagi banyak yang beli untuk bekal ke kantor, atau hanya sekedar ganjal perut. Yang saya beli biasanya onde-onde dan donat kampung. Itu lhoo donat home made yang diolesi mentega dan meises atau tabur gula halus, hehehee. Lebih nyuusss menurut saya, murah lagi.



Tadi malam, anak saya minta dicarikan galon air yang kosong, 2 buah. Bingung, karena dirumah ada 5 galon tapi masih ada isinya semua. Masak iya dalam 2 hari harus habis tuh air, mana di rumah hanya kami berdua saja karena suami sedang pulang kampung. Terpikir akan pergi ke alfamart atau indomaret, beli galon yang kecil jadi lebih gampang untuk menghabiskan airnya.

Di saat saya sedang membaca tulisan teman-teman yang ikut challenge ODOP ini, ada tetangga yang datang, mau pinjam kunci. Iseng saya tanya kebetulan di samping rumahnya, saya lihat 2 galon kecil yang kosong apakah galon itu milik dia atau bukan, karena di tempat kami  ada semacam bank sampah, biasanya tiap sabtu ada yang ambil botol-botol plastik untuk daur ulang. 

Saya bilang karena anak ada tugas dari sekolah. Ternyata si Bapak ini tidak tahu punya siapa galon itu, bisa jadi milik anaknya, begitu katanya. Baiklah opsi pertama adalah menanyakan ke anak si bapak tadi, dan opsi kedua beli di alfamart. Saya lanjut memasak, eh kok si Bapak itu datang dengan membawa 2 galon kecil. Puji Tuhan, happy? Happy banget dong hahahaha, sederhana kan ya?

2 hari yang lalu saya pernah menulis saya buru-buru mengakhiri tulisan di blog karena hujan deras dan angin kencang kan? Setelah menutup laptop, saya mikir enak nih hujan-hujan begini masak mie nyemek, topping telur ceplok, cabe rawit dan saos sambal. Kebayang kan nikmat sambil ngeces hahaha. Saya kemudian masak tuh mie instan, sesuai apa yang saya bayangkan. Oh nikmatnya. Terima kasih Tuhan. Saya bisa menikmati mie instan ini di saat hujan deras. Lebay ya? Hahahaa. Tapi itu bahagia buat saya karena memang saya sudah lama tidak makan mie instan karena saya ada sakit gerd. Dan saya membatasi diri dengan yang namanya mie, apapun jenisnya. Dan dengan makan mie tadi tanpa ada keluhan. Puji Tuhan.



Mau jujur nih teman-teman, saya paling happy sekali saat hari Sabtu atau Minggu bisa bangun tidur siang. Hahahaha. Bener lhooo, karena dari Senin sampai Jumat bangun jam 4, langsung bertempur di dapur, menyiapkan sarapan dan bekal untuk anak dan suami. Padahal saya biasa tidur diatas jam 11 malam, karena menemani anak belajar. Jadi kalau hari Sabtu tidak ada agenda acara, biasanya saya ijin dengan suami kalau saya  bangun siang dan tidak ada acara menyiapkan sarapan. Menu sarapannya berganti dengan membeli bubur ayam atau lontong sayur atau hanya roti saja. Bahagia sekali tuh, padahal ya sebenarnya saya sudah bangun di jam 3, berdoa, tapi lanjut tidur lagi, jam 6-7 baru bangun. Bangun siangnya saya ya jam 7 itu sudah paling siang sih sebenarnya hahaha. Tapi itu sudah membuat saya bahagia.



Bahagianya emak-emak itu dikala masakannya habis ludes dimakan bahkan sampai request untuk dibuatkan lagi. Duh senangnya tak terkira. Meski hanya sayur bayam bening dan ikan kembung bumbu pesmol. Tapi melihat suami dan anak makan dengan lahap sampai lupa kalau yang masak belum ngicipin. Melihat itu hati bahagia. Perut juga kenyang dengan sendirinya hahaha.

Bahagia itu sederhana. Sesuatu yang tidak usah dicari di luar, di dalam keluarga , dalam diri kita sendiri kalau merasa bahagia, semua menjadi bahagia. Masih banyak sebenarnya hal-hal yang terjadi, hal-hal kecil yang membuat kita bahagia. Bisa menulis blog lagi, disela-sela rutinitas harian yang terkadang menyita waktu 'me time', membuat seperti mendapat undian 5 milyar. Hahaha

Happy Weekend...Stay Healthy... Adios.. Tschüss



3 komentar:

  1. Saya juga paling seneng kalau ada kesempatan bangun siang kak

    BalasHapus
  2. Ikutan seneng bacanya, jarang ada tetangga kayak bapak yg ngasi galon tadi kak, biasanya cuek aja

    BalasHapus

Sekelumit Cerita Liburan di Solo

                    Sekelumit Cerita Liburan di Solo   Hai...apa kabar? Hampir seminggu saya tidak coret-coret karena ada saja halangan, kan...